Perkuat Sinergitas, KPU Provinsi Gorontalo Koordinasikan PDPB 2021 dan Bakohumas bersama Korem 133/Nani Wartabone

Perkuat Sinergitas, KPU Provinsi Gorontalo Koordinasikan PDPB 2021 dan Bakohumas bersama Korem 133/Nani Wartabone

Gorontalo, (gorontalo.kpu.go.id) – Sebagaimana diketahui, ketentuan Pasal 17 huruf l Undang-Undang No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum mengamanatkan kepada KPU Provinsi untuk melakukan pemutakhiran dan memelihara data Pemilih secara berkelanjutan dengan memperhatikan data kependudukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.  Hal tersebut menjadi poin utama yang dipaparkan dalam giat koordinasi KPU Provinsi Gorontalo bersama Komando Resort Militer (Korem) 133/Nani Wartabone, Rabu (07/07/2021).

 

Anggota KPU Provinsi Gorontalo Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi, Sophian Rahmola memimpin rombongan tim  yang terdiri dari Kepala Bagian Program, Data, Organisasi, dan SDM, Kepala Subbagian Program dan Data, Kepala Subbagian Teknis dan Hupmas, serta staf/fungsional terkait. Diterimakan secara langsung oleh Komandan Korem (Danrem) 133/Nani Wartabone, Brigadir Jenderal TNI Bagus Antonov Hardito, M.A., yang didampingi oleh Kasiter Kolonel Inf Marthen Pasunda, S.Sos dan Kasipers Kolonel Caj Yadi Nurfendi, S.Sos, M.Si., M.I.Pol., bertempat di ruang Transit Lantai Dasar Makorem 133/Nani Wartabone dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan dan pengedalian COVID-19.

 

Sophian mengatakan, lawatannya ke Makorem 133/Nani Wartabone kali ini adalah dalam rangka bersilaturahmi sekaligus memupuk sinergitas bersama mitra kerja KPU Provinsi Gorontalo yaitu Korem 133/Nani Wartabone, khususnya dalam mensukseskan kegiatan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) di tahun 2021.

 

“Seperti Korem 133/Nani Wartabone misalnya, apabila terdapat warga Gorontalo yang berubah status menjadi Anggota TNI agar dapat disampaikan kepada kami untuk kami mutakhirkan, karena dikategorikan menjadi TMS (Tidak Memenuhi Syarat sebagai Pemilih). Begitu juga ketika ada Personil TNI yang akan memasuki masa purna tugas, mohon diberitahukan kepada kami agar dapat didata sebagai Pemilih pemula. Korem 133/Nani Wartabone tentunya yang menguasai data tersebut secara lengkap”, tambah Sophian.

 

Mantan Ketua KPU Kabupaten Gorontalo Utara itu pun berharap melalui koordinasi ini akan menyamakan persepsi dan memperkuat sinergitas KPU Provinsi Gorontalo dan Korem 133/Nani Wartabone untuk saling berbagi dan bertukar data informasi untuk mensukseskan PDPB tahun 2021, serta mempersiapkan data Pemilih Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024 mendatang yang semakin akurat, mutakhir, dan berkualitas.

 

Di kesempatan yang sama, Sophian turut menyampaikan bahwa di lingkungan KPU Provinsi Gorontalo telah dibentuk Badan Koordinasi Kehumasan (Bakohumas). Sesuai Keputusan KPU No. 172 Tahun 2021 dan Surat KPU No. 244 Tahun 2021, Bakohumas dibentuk untuk percepatan dan kelancaran arus pertukaran informasi antar satuan kerja.

 

Hal senada dikatakan Kepala Subbagian Teknis dan Hupmas KPU Provinsi Gorontalo, Hendrawati Saliko yang menambahkan bahwa KPU Provinsi Gorontalo akan membuat WhatsApp Group Bakohumas yang anggotanya terdiri dari pejabat yang menangani kehumasan di lingkungan instansi mitra kerja, baik itu instansi vertikal, Pemerintah Daerah/OPD, organisasi kemasyarakatan, lembaga swadaya masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, tokoh adat/agama, Partai Politik, dan para stakeholder lainnya. Nantinya, WhatsApp Group tersebut menjadi media diseminasi informasi atau kebijakan, termasuk informasi seputar PDPB tahun 2021 dan persiapan menghadapi Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024.

 

Sementara itu, Danrem 133/Nani Wartabone, Brigjen TNI Bagus Antonov Hardito, M.A. menyambut baik kedatangan KPU Provinsi Gorontalo. Pihaknya mengaku siap untuk berkolaborasi bersama KPU Provinsi Gorontalo dalam mensukseskan pelaksanaan program PDPB dan ikut serta dalam diseminasi informasi melalui wadah Bakohumas.

 

“Kami mengapresiasi program (PDPB) yang diinisiasi KPU Provinsi Gorontalo. Sebagai informasinya, Korem 133/Nani Wartabone dalam menerima prajurit mensyaratkan wajib terdaftar sebagai penduduk Gorontalo, atau orang luar Gorontalo namun telah menetap/berdomisili minimal 3 tahun di Gorontalo yang dibuktikan dengan data kependudukan yang diterbitkan oleh instansi yang berwenang. Tentunya, ini akan memudahkan dalam sinkronisasi data Pemilih bersama KPU”, terang Brigjen Bagus.

 

“Pada prinsipnya, Korem 133/Nani Wartabone mendukung kesuksesan program PDPB, ketika terdapat perubahan data kepersonaliaan yang berdampak pada data Pemilih, akan kami sampaikan sesuai ketentuan. Hanya saja, data ini perlu diadministrasikan secara rapi. Termasuk data pejabat yang menangani kehumasan, akan kami berikan untuk semakin mengefektifkan proses diseminasi informasi” tutup jenderal bintang satu itu.

 

About The Author

Related posts