KPU Provinsi Gorontalo Ikuti Rakor Bakohumas

KPU Provinsi Gorontalo Ikuti Rakor Bakohumas

KPU Provinsi Gorontalo mengikuti kegiatan Rapat Koordinasi Badan Koordinasi Kehumasan (Bakohumas) dalam rangka Peningkatan Peran Eksistensi Bakohumas KPU RI, KPU Provinsi/KIP Aceh, dan KPU Kabupaten/Kota, yang diselenggarakan oleh KPU RI secara daring, Selasa (4/5/2021).

 

Rapat ini diikuti oleh 34 KPU Provinsi dan 514 KPU Kabupaten/Kota se-Indonesia dengan peserta yaitu Anggota Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia, serta Kepala Bagian/Koordinator dan Kepala Subbagian/Subkoordinator yang membidangi Hubungan dan Partisipasi Masyarakat.

 

Ketua KPU RI Ilham Saputra dalam sambutanya mengatakan, humas memainkan peran yang vital dan strategis sebagai corong institusi yang menjelaskan dan mengemas informasi kepada publik terkait kinerja institusi, terutama melalui platform media sosial. Berbekal pengalaman Pemilu Tahun 2019, dirinya sedikit memberikan kilas balik bagaimana media sosial membombardir lembaga dengan penggiringan opini dan isu-isu negatif.

 

“Humas harus mampu mengelola dan mengkondisikan situasi terkrisis untuk meng-counter hoax yang berkembang agar mereka (masyarakat) tercerahkan dengan informasi yang jernih”, ujar Ilham sesaat membuka kegiatan secara resmi.

 

Lebih lanjut diutarakannya, ketika peran humas tidak dilaksanakan dengan optimal, maka akan mendegradasi eksistensi institusi itu sendiri. Mantan Komisioner KIP Aceh tersebut juga tak menafikan penerapan prinsip dan konsepsi kehumasan di KPU RI belum berjalan ideal, oleh karenanya KPU RI membentuk Bakohumas sebagaimana diamanatkan dalam Permenkominfo No. 35 Tahun 2014.

 

Seperti diketahui, KPU RI telah menetapkan Keputusan No. 172/HM.02-Kpt/06/III/2021 tentang Bakohumas KPU. Bakohumas dibentuk untuk memaksimalkan peran kehumasan yang berkualitas, komunikatif, aspiratif, profesional, dan kompeten. Kebijakan ini diikuti dengan pembentukan Bakohumas di lingkungan KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota. Harapannya, melalui Bakohumas akan tercipta hubungan kemitraan antara KPU dengan para pemangku kepentingan baik di tingkat pusat maupun daerah terkait penyebarluasan informasi kepemiluan secara berjenjang dan berkelanjutan.

 

Untuk itu, pada rapat ini akan dilihat best practice dan hal-hal yang dapat dieksplorasi dan dievaluasi agar Bakohumas yang telah terbentuk di KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota memiliki kebijakan yang integral dengan KPU RI.

 

Di kesempatan yang sama, Anggota KPU RI turut memberikan arahan. Seperti Pramono Ubaid Tanthowi misalnya, yang mengatakan bahwa humas menggambarkan citra suatu lembaga di era perkembangan informasi yang begitu cepat dan kebutuhan informasi yang meningkat.

 

“Humas memberikan kesan bagaimana tampilan dan cara berkomunikasi, first Impression adalah hal yang penting, oleh karenanya humas kita ke depan harus lebih komunikatif dan kreatif”, terang pria yang memiliki sapaan akrab Mas Pram tersebut.

 

Senada dengan yang dikatakan Pramono, Anggota KPU RI Divisi Data dan Informasi Viryan Azis menekankan 2 prinsip utama yang menjadi elemen penting dalam konteks mengkomunikasikan kinerja institusi kepada publik, yaitu keterbukaan dan kejujuran. Menurutnya, perkembangan kehumasan kini memasuki era integrated digital marketing communication yang harus diadopsi oleh setiap institusi untuk membangun kepercayaan masyarakat secara transparan dan akuntabel, ditambah dengan variabel kecepatan dan faktualitas informasi.

 

Sementara itu, Anggota KPU RI Divisi SDM, Organisasi, Diklat dan Litbang, Arief Budiman menerangkan arti penting konsep two way flow information, di mana KPU harus mampu menangkap informasi dari luar dan menyebarkan informasi yang berkualitas kepada masyarakat.

 

Rapat ini turut menghadirkan para narasumber yang kapabel di bidangnya, di antaranya yaitu I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi (Anggota KPU RI Divisi Sosdiklih), Ferry Kurnia R (Direktur Eksekutif Netgrit), Bambang Gunawan (Plt. Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik Kominfo RI), Sigit Djoyowardono (Kabiro Advokasi Hukum dan Penyelesaian Sengketa KPU RI), dan Endah (TVRI). Dengan dimoderatori oleh Robby Leo Agust selaku Koordinator Bagian Hubungan Masyarakat dan Informasi Publik KPU RI, para narasumber secara bergantian memaparkan materi seputar peran dan eksistensi Bakohumas, tantangan, problematika, dan sinergitas kehumasan. Para peserta pun memanfaatkan forum ini untuk saling bertukar pikiran menyampaikan berbagai permasalahan dan rekomendasi untuk peningkatan kualitas pengelolaan kehumasan KPU.

About The Author

Related posts