Menuju Pilkada Serentak, Rabu 9 Desember 2020

Coklit Pilkada Diawali Gerakan KLIK Serentak

Coklit Pilkada Diawali Gerakan KLIK Serentak

Komisi pemilihan umum mendasari pemutakhiran data pemilih pada 7 prinsip managemen administrasi elektoral. Pada pilkada serentak 2020, gebrakan KLIK serentak menjadi kegiatan yg menandai dimulainya tahapan pencocokan dan penelitian (COKLIT). Gerakan KLIK serentak ini terobosan baru yg mengedepankan partisipasi pemilih. Termasuk, prinsip transparan terhadap data pemilih yang dikelola. “Tanggal 15 Juli, sebagai hari pertama tahapan coklit, hari itu juga dibuat gerakan klik serentak, semua di 309 daerah penyelenggara pilkada termasuk kabupaten/kota yang hanya menyelenggarakan pilgub,” kata anggota KPU Prov. Gorontalo divisi perencanaan, data dan informasi, senin (13/7).
Sophian menjelaskan, kegiatan melibatkan stakeholders pemilu pada tahapan coklit ini dilaksanakan dua kegiatan. Gerakan Klik Serentak (GKS) dan Gerakan Coklit Serentak ( GCS). GKS dilakukan serentak dipimpin langsung ketua KPU RI, Arief Budiman dari kantor KPU RI. 34 satker KPU Provinsi, dan kabupaten/kota yang pilkada, melaksanakan klik serentak dengan cara masuk ke laman www.lindungihakpilihmu.kpu.go.id. Setiap pemilih diminta mengunjungi alamat tersebut, kemudian nanti akan muncul fitur isian yg diminta mengisi nama, NIK dan jenis kelamin. Setelah itu, akan mencul informasi, nama anda telah terdaftar sebsgai pemilih. “Cara awal yang dilakukan KPU meyakinkan pemilih lewat gerakan ini, agar bisa langsung mengecek sendiri namanya sudah terdaftar sebagai pemilih,” jelas mantan ketua KPU kab. Gorut itu.
Tiga KPU penyelenggara pilkada serentak 2020 di Gorontalo, nantinya akan melibatkan Pejabat Pemerintah Daerah, Bawaslu dan pemangku kepentingan lain, untuk sama-sama melaksanakan gerakan ini dikantor masing-masing, pada pukul 11.00 WITA.
Selain GKS, pada tanggal 18 juli juga dilakukan GCS. Kegiatan ini dibuat dalam bentuk apel serentak di masing-masing kecamatan diikuti seluruh PPDP diwilayah kerjanya. Sebanyak 1.459 PPDP se prov Gorontalo turut terlibat, bersama PPS dan PPK. “Gerakan ini ditandai dengan apel pada pukul 08.00 Wita, dan setelah apel langsung melakukan coklit ke rumah-rumah tokoh yang tinggal di desa itu,”ujar Sophian.
PPDP di kabupaten Gorontalo, Bone Bolango dan Pohuwato akan mendatangi rumah para Bupati, Wakil Bupati, Pejabat Pemda lainnya, Tokoh Agama, Wakil Rakyat, dan tokoh lainnya termasuk rumah Camat dan Kepala Desa dan Kepala BPD, untuk dicoklit. “Kami akan turun, mulai dari KPU RI, KPU Provinsi, KPU kabupaten, PPK dan PPS mendampingi PPDP mencoklit 5 rumah pada tanggal 18 juli itu,” kata Sophian.
Khusus di Gorontalo target coklit tokoh di tanggal 18 juli adalah sebanyak 8.460 orang yang tersebar di 3 kabupaten melaksanakan pilkada. “Harapan kami, keterlibatan pemerintah dan tokoh masyarakat dan semua pemilih di riga daerah pilkada bisa maksimal, agar coklit kita berlangsung dengan baik,”pungkasnya.

 

About The Author

Related posts